Ini Efek pada Tubuh,Riza Shahab Pakai Sabu

Senin, 16 April 2018


Jakarta,RAnews.tv- Aktor Riza Shahab (28) diamankan polisi di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat, 13 April 2018 saat pesta sabu. (Baca: Sambil Menahan Tangis, Riza Shahab Mengaku Menyesal Gunakan Sabu)

Tak hanya Riza, ada beberapa selebritas yang sebelumnya ditangkap gara-gara sabu. Tak sedikit pula, orang dari latar belakang profesi lainnya tertangkap polisi karena mengonsumsi benda terlarang ini.sabu merupakan jenis narkoba golongan metamfetamin berbentuk serbuk bewarna putih kristal, yang termasuk psikotropika golongan II. Awalnya, obat ini dibuat pada akhir abad 20 untuk membantu mengatasi gangguan pada penderita hiperaktif. Namun, seiring dengan waktu, benda terlarang ini kerap disalahgunakan, bahkan oleh publik figur sekalipun.

Fenomena sabu di Indonesia

Menurut Undang-Undang No 5/1997, definisi psikotropika adalah suatu zat atau obat, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susuan saraf pusat. Obat-obatan ini menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya.

Di Indonesia, pengguna narkotika jenis sabu meningkat 33 persen. Menurut data Badan Narkotika Nasional, diperkirakan terdapat 50 orang meninggal dunia setiap hari akibat penyalahgunaan benda terlarang ini.

Efek samping sabu

Sifat sabu yang adiktif membuat pemakainya mengalami kecanduan, hingga akhirnya menimbulkan ketergantungan. Benda terlarang ini memberikan efek samping sebagai berikut.

- Memiliki semangat yang tinggi. Pemakai sabu akan merasakan energi yang berlebihan karena pengaruh dari amfetamin di dalam tubuh.

- Euforia. Pemakai sabu akan memiliki rasa senang yang berlebihan. Rasa percaya diri meningkat. Pemakai sabu akan memiliki rasa percaya diri yang berlebihan, tanpa ada perasaan malu.

- Halusinasi. Pemakai sabu akan merasakan halusinasi, di mana mereka akan melihat atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

- Gangguan kecemasan. Pemakai sabu akan merasa gelisah dan tidak tenang.

- Agresif. Dengan energi yang berlebih, pemakai sabu memiliki perasaan yang mudah ‘meledak’. Mereka akan lebih mudah tersinggung sehingga mudah bertindak agresif kepada orang lain.

- Tidak mau makan. Pemakai sabu mampu menahan lapar sampai seminggu. Keadaan ini membuat tubuh kekurangan zat gizi penting, sehingga berujung pada kurus kering.

- Tekanan darah meningkat. Sabu yang digunakan secara terus-menerus dapat meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh.

- Jantung berdebar. Tekanan darah yang meningkat membuat jantung berdebar lebih cepat.

- Daya tahan tubuh menurun. Hilangnya keinginan untuk makan membuat pemakai sabu tidak kemasukkan sejumlah zat gizi penting. Pada akhirnya, daya tahan tubuh mereka akan menurun drastis, sehingga penyakit lebih mudah terjadi.

- Kematian. Sabu yang digunakan secara terus-menerus, apalagi dalam dosis berlebihan, akan berdampak pada kematian.



    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)