Ini Kata Mahfud MD Tentang Mahathir Mohammad

Selasa, 15 Mei 2018


RAnews.tv-Selasa 15 Mei 2018, kemenangan Mahathir Mohammad sebagai Perdana Menteri Malaysia berimbas kepada masyarakat Indonesia. Banyak netizen atau warganet menilai kemenangan oposisi di Malaysia juga bisa terjadi di Indonesia pada 2019 mendatang. 

 
Prof Mahfud MD juga memiliki pendapat tersendiri dengan sosok Mahathir Mohammad. Bermula ketika seorang netizen bertanya padanya.  
 
"@mohmahfudmd prof kasih ulasan donk terpilihnya Dr. Mahathir Mohamad," tanya @heruanivil14. 
 
Langsung saja Prof Mahfud MD menjawab bahwa dirinya mengidolakan Mahathir Mohammad. "Ok, Her. Saya ngefans pd Mahathir Mohammad sejak dulu. Kemenangan Mahathir membuktikan 2 hal: 1) Aspirasi rakyat yg murni selalu dimudahkan oleh Tuhan (vox populi vox dei); 2) Yg haq pd saatnya pasti mengalahkan yg bathil. Itu pesan sejarah yg dimuat di dlm kitab suci," jawab @mohmahfudmd. 
 
Langsung saja para netizen atau warganet memberikan pandangannya. @SengTakor: "Setuju,,,, seya juga tinggal di Malaysia dan udah hampir 27 thn saya di negara Malaysia, dan di Malaysia teman saya juga beragam suku dan agama,tapi oke2 aja, intinya toleransi bersuku dan beragama masih di junjung tinggi." 
 
@deenalovemuse: "Sy juga belum pernah dengar ada berita perselisihan antar umat beragama di Malaysia. Mungkin Indonesia bisa mencontoh Malaysia dalam hal menjaga kerukunan antar umat beragama. Krn sama2 negara yg beragam suku, etnis dan agama."
 
@mas_widi01:"Proff ulasan ini (menurut saya) tidak pas kalo di terapkan atas kemenangan Trump di AS. Ulasan utk Trump bgmn ? Nuwun."
 
@bung_elv: "Tuhan tidak pernah tidur prof... Itu yang slalu kami percaya.. Kebenaran akan slalu muncul." 
 
@vakra_oktora: "Vox populi vox Dei. Ambigu Prof. Bagaimana dgn diangkatnya Hitler, Genghis Khan, dan Stalin? Apakah itu kehendak Tuhan juga? Saya sih percaya bahwa Tuhan itu pasif. Bila ia sering mengintervensi alam semesta, rasaznya kita harus bertanya kenapa ia tidak mengintervensi kelaparan?"
 
@MuhammadNuim: "Dimana posisi kita di antara hak dan batil."


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)